Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

DIRECTOR OF RESEARCH CENTRE FOR OCEANOGRAPHY – LIPI VISITED BINTAN DISTRICT, RIAU ARCHIPELAGO

Email Cetak PDF

Director of the Research Centre for Oceanography (RCO) – LIPI, Prof. Dr. Suharsono, in his formal visit to Kabupaten (District) Bintan, Riau Archipelago, met the Bupati (Head of District) of Bintan, Anshar Ahmad, on 28 January 2010. Several important topics were discussed concerning the cooperation between LIPI (Indonesian Institute of Sciences) and the Local Government of Bintan.

Baca selengkapnya...
 

Lucipara Disiapkan untuk Wisata Bahari

Email Cetak PDF

Kompas, 19 Januari 2010

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ambon merencanakan konservasi bagi Kepulauan Lucipara, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), untuk menjadi daerah pariwisata bahari di Maluku.

Seorang peneliti LIPI Ambon, Abdul Wahab Radjab, di Ambon, Minggu (17/1/2010), membenarkan tentang rencana program konservasi tersebut. "Kami sedang merencanakan program konservasi terhadap Kepulauan Lucipara agar bisa dijadikan daerah tujuan wisata bahari, terutama untuk kegiatan menyelam," katanya.

Baca selengkapnya...
 

LIPI Rencanakan Konservasi Kepulauan Lucipara Untuk Pariwisata

Email Cetak PDF

Antara, 17 Januari 2010

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ambon merencanakan konservasi bagi kepulauan Lucipara, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), untuk menjadi daerah pariwisata bahari di Maluku.

Seorang peneliti LIPI Ambon, Abdul Wahab Radjab, saat dikonfirmasi ANTARA, di Ambon, Minggu, membenarkan sedang merencanakan program konservasi tersebut.

Baca selengkapnya...
 

LIPI scientists discover 15 new crab species in Papua

Email Cetak PDF

The Jakarta Post ,  Jakarta   |  Sat, 05/30/2009 10:32 AM  |  National

A group of researchers have discovered 15 new species of crab in Mimika's mangrove estuary in Papua after eight years of studies on crustaceans in the country's easternmost province.

Dr Dwi Listyo Rahayu, better known as Yoyo, published her findings in a book co-written with PT Freeport Indonesia's marine ecologist Gesang Setyadi, titled "Mangrove Estuary Crabs of the Mimika Region, Papua".

The research was funded by Freeport and assisted by the US-based gold and copper giant's environmental team.

 

Baca selengkapnya...
 

Pupuk Ramah Lingkungan dari Rumput Laut

Email Cetak PDF

Koran Jakarta, 18 Januari 2010

Berbagai jenis rumput laut yang dianggap tidak memiliki nilai ekonomis ternyata bisa digunakan sebagai bahan baku pupuk organik. Kandungan unsur hara mikro dan makronya lebih tinggi dari pupuk urea.

Lautan menyimpan begitu banyak sumber daya hayati yang bernilai jual tinggi. Selain beragam jenis ikan, kekayaan laut lainnya yang bermanfaat bagi manusia ialah rumput laut.

Baca selengkapnya...
 
  • «
  •  Mulai 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Halaman 1 dari 10

User Login

User Online

Ada 37 tamu online

Data Pengunjung

Hari iniHari ini36
KemarinKemarin100
Minggu iniMinggu ini248
Bulan iniBulan ini967
TotalTotal6450
sejak 25 Nov 2009
Seagrass Indonesia
Iklan