Theme Colors
  • 2015-02-25
  • srisiti


Awal Februari 2015 lalu, jajaran pimpinan LIPI melakukan kunjungan ke Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara. Kunjungan ini merupakan bagian dari lawatan jajaran pimpinan LIPI  ke kampus-kampus LIPI di Jakarta, Cibinong, Bandung dan Serpong sekaligus melakukan konsolidasi internal. Pada kesempatan tersebut, Kepala LIPI menyampaikan arahannya terkait dengan lima fokus kegiatan LIPI pada 2015-2019.

Fokus pertama adalah terkait sumber daya manusia (SDM). Perencanaan SDM harus matang sejak awal rekruitmen dan harus dijalankan dengan tertib sesuai rencana. Waktu serta jadwal juga harus tepat. Selanjutnya, SDM perlu dibina dan pembinaan ini adalah tanggung jawab satuan kerja (satker) yang bersangkutan. Profesor riset memiliki tanggung jawab moral dalam sistem pembinaan SDM di satker. Sementara itu, kelompok penelitian memiliki peran penting dalam pengembangan komunitas riset bidang kelautan.

Fokus kedua adalah mengenai program LIPI. Kepala LIPI menyampaikan bahwa program LIPI harus mengacu pada Nawacita Presiden yang meliputi lima sektor prioritas 2015-2019 yaitu pangan, energi, maritim, pariwisata dan industri. Sebagai bagian dari lembaga riset kelautan, Puslit Oseanografi sudah selayaknya menyiapkan diri bagaimana merespon kebijakan program terkait kemaritiman ini. Selain itu, draft Rencanaa Implementatif harus disesuaikan dengan format Bappenas sekaligus disesuaikan dengan program pemerintah, serta bisa diimplementasikan kepada pemangku kebijakan.

Fokus ketiga adalah mengenai anggaran. Secara khusus kepala LIPI menyoroti dan menekankan bahwa sumber pendanaan tidak harus dari APBN. Tim Perencanaan Monitoring dan Evaluasi (PME) seharusnya tidak hanya bicara substansi, tidak hanya bahas anggaran, tetapi juga harus dapat melihat prospek kegiatan ke depan. Poin berikutnya  adalah proposal riset dikeluarkan berbasis pada kelompok penelitian sehingga dapat menjadi unggulan satker.

Fokus keempat adalah mengenai infrastruktur atau sarana harus digunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kapasitas. Ruang rapat perlu diramaikan untuk diskusi substansi riset. Peralatan tidak harus semua dibeli, kalau bisa didesain dan dibuat sendiri. Laboratorium adalah milik LIPI, sehingga alat-alat laboratorium dapat dipergunakan secara lintas satker. Saat ini perlu dikembangkan kerjasama antar satker di LIPI.

Fokus kelima adalah mengenai pentingnya membangun jejaring. kepala LIPI menyampaikan bahwa fokus LIPI ke depan adalah juga menyangkut jejaring (networking). Membangun jejaring perlu ditingkatkan misalnya dengan memanfaatkan forum-forum seminar serta pertemuan baik nasional maupun internasional. Jejaring ini sangat perlu untuk meningkatkan eksistensi LIPI serta para penelitinya pada skala nasional dan internasional.