Potensi Vegetasi Pesisir Untuk Mitigasi Perubahan Iklim


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseanografi LIPI menyelengarakan workshop “Carbon Sink and Sequestration in Coastal Ecosystem: From Science To Economic Value and Policy” . Acara ini  diselenggarakan pada  2-5 Oktober 2018 di Jakarta.  Workshop diselenggarkan dalam rangka membangun kesadaran tentang pentingnya vegetasi pesisir sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.

Kepala Pusat Penelitian Oseanografi menjelaskan bahwa sektor kelautan selama ini belum dianggap sebagai komponen penting dalam penurunan emisi gas rumah kaca. Pemerintah Indonesia telah menargetkan 29% jumlah penurunan emisi gas rumah kaca. Target  tersebut antara berasal dari sektor kehutanan 17,2%, sektor energi menyumbang 11%, sektor pertanian 0,32%, sektor industri 0,10%, dan sektor limbah 0,38%. “Sektor kelautan belum berperan signifikan. Padahal laut termasuk air dan vegetasinya memiliki kapasitas menyerap 25% emisi karbon dioksida antropogenik,” demikian ungkapnya.

Di samping itu, potensi vegetasi pesisir menjadi tantangan bagi peneliti dan akademisi untuk meyakinkan agar sektor kelautan dapat mengambil peranan penting dalam kebijakan penurunan emisi gas rumah kaca di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Dirhamsyah katakan, “Selain aspek kelestarian lingkungan, perlu juga memperhatikan kontribusi secara ekonomi bagi masyarakat pesisir,”

Kegiatan workshop yang didukung oleh The ASEAN Committee on Science and Technology ini diikuti oleh peserta dari seluruh negara di kawasan Asia Tenggara dan mengundang pembicara nasional maupun internasional dari Australia dan Jepang.

Sejumlah pakar  memaparkan pentingnya vegetasi pesisir mulai dari  mitigasi perubahan iklim, nilai ekonomis, hingga integrasi strategi dan kebijakan perubahan iklim dengan ilmu pengetahuan. Tindak lanjut workshop ini adalah akan dilakukannya diskusi tentang protokol dalam perhitungan serapan karbon di ekosistem vegetasi pesisir yang dapat diadopsi di kawasan regional ASEAN. “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas institusi dan menginisiasi jejaring regional ASEAN dalam aksi mitigasi perubahan iklim serta menjadi kontribusi LIPI terhadap komitmen Indonesia dalam  mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals,” pungkas Dirhamsyah. (Meifina, Pranata Humas Muda)

 

e - Jurnal
Sistem Informasi
Repository Publikasi Terbitan P2O - LIPI
Kolom Dr. Anugerah Nontji

Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430
Telp. 021 - 64713850
Fax. 021 - 64711948
E-mail kontak: humas.oseanografi@mail.lipi.go.id

Copyright@2017 Pusat Penelitian Oseanografi LIPI