Ekspose Hasil Penelitian Puslit Oseanografi-LIPI


Puslit Oseanografi-LIPI menggelar kegiatan Ekspose Hasil Penelitiankelautan selama dua hari tanggal 2-3 Desember 2013. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Deputi IPK LIPI, Prof Dr. Ir. Iskandar Zulkarnaen, M.Sc. Dalam sambutannya, Iskandar mengungkapkan empat hal penting yang perlu diperhatikan oleh para peneliti LIPI. Pertama, Pemaparan hasil riset merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban sosial kepada pihak-pihak yang bekerja sama dengan Puslit Oseanografi-LIPI, para stakeholder dan masyarakat umum. Kedua, Perlu membangun kemitraan dengan stakeholder agar hasil penelitian tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut ke arah industri. Ketiga, Bekerja bersama-sama dalam arti memiliki tanggung jawab bersama dalam konteks kerjasama kemitraan yang berbasis kompetensi ilmiah dan komersil dengan pihak industri untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan kata lain penelitian sebaiknya dapat menjawab persoalan yang sedang dihadapi oleh masyarakat dan industri. Kegiatan ekspose hasil riset ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh Puslit Oseanografi-LIPI. Padahal kegiatan ini setiap tahun telah digelar oleh satker lain di bawah kedeputian IPK-LIPI. Hal ini diungkapkan Iskandar di awal sambutannya. Kegiatan ekspose perdana ini dihadiri oleh 90 peserta yang terdiri dari peneliti Puslit Oseanografi, tamu undangan dari Pemerintah Daerah Tingkat II Provinsi Bengkulu, Pemda Tingkat II Probolinggo, Pemda Tingkat II Kepulauan Seribu, Sea World Indonesia, Kepala Dinas Hidro Oseanografi TNI AL, Perwakilan Universitas Andalas, Perwakilan Universitas Bung Hatta dan lain-lain. Ketua panitia penyelenggara, Drs. Muswery Muchtar mengatakan bahwa kegiatan ekspose ini akan memaparkan hasil-hasil penelitian Puslit Oseanografi-LIPI  tahun 2013 yang melibatkan kerjasama dengan beberapa pemda. Dua di antaranya adalah Pemda Provinsi Bengkulu ada 4 topik, pemda Kabupaten Probolinggo ada 6 topik riset dan pemda Kabupaten Kepulauan Seribu. Selain itu, dipaparkan juga hasil penelitian Ekspedisi Nusantara 2013 di Perairan Makassar, Sulawesi Selatan. Sementara itu, Kepala Pusat Oseanografi-LIPI, Dr. Zainal Arifin, M.Sc. menyinggung tentang kawasan Ancol yang diharapkan bisa menjadi Pusat Ilmu dan Teknologi Kelautan Indonesia. Alasannya karena di kawasan ini telah berdiri lembaga-lembaga kelautan seperti Dishidros TNI AL, Sea World Indonesia, Balitbang Kelautan dan Perikanan, laboratorium kelautan milik IPB dan Puslit Oseanografi-LIPI. Zainal Arifin mengatakan bahwa dalam kurun waktu 2010-2014, Puslit Oseanografi-LIPI akan memfokuskan risetnya pada 4 pilar penelitian, yakni peran laut dalam perubahan iklim, bioprospeksi laut, perlindungan dan kesehatan lingkungan laut serta keanekaragaman sumber daya laut. Zainal juga berharap kegiatan ini akan tetap dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya dengan tampilan yang lebih baik lagi serta mendapatkan respon positif dari pihak-pihak terkait.
e - Jurnal
Sistem Informasi
Repository Publikasi Terbitan P2O - LIPI
Kolom Dr. Anugerah Nontji

Pusat Penelitian Oseanografi - LIPI

Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430
Telp. 021 - 64713850
Fax. 021 - 64711948
E-mail kontak: humas.oseanografi@mail.lipi.go.id

Copyright@2017 Pusat Penelitian Oseanografi LIPI